JK: Pejabat-DPR Jangan Asal Bicara, Pemerintah Harus Jaga Masyarakat

23 hours ago 7
DipTalk bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla, merespons aksi demo berujung rusuh yang terjadi sejak Kamis (28/8) pagi hingga Jumat (29/8) sore.

Kerusuhan tidak hanya terjadi di Jakarta tetapi di daerah lain seperti Bandung, Solo, Surabaya dan daerah lainnya.

JK mengajak semua pihak untuk menahan diri dan menjaga agar situasi Indonesia tetap aman terkendali.

Imbas demo rusuh itu, seorang driver ojol di Jakarta, Affan Kurniawan (21), meninggal dunia. Ia tewas akibat ditabrak dan dilindas mobil rantis Brimob.

JK menyampaikan duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan.

"Dalam keadaan hari ini, tentu kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan," kata JK saat ditemui di kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/8).

JK meminta polisi untuk mengadili dan menindak tegas anggota yang terlibat dalam insiden tersebut ataupun pihak yang menyebabkan meninggalnya Affan Kurniawan.

"Mudah-mudahan ini bisa disampaikan dengan baik bahwa semua yang bersalah harus diberi tindakan yang sepadan, yang keras," kata JK.

Ojol bagi-bagi pita hitam sebagai bentuk solidaritas untuk Affan Kurniawan, ojol yang dilindas rantis polisi saat demo di Jakarta di perempatan Condongcatur, Kabupaten Sleman, Jumat (29/8/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Pengunjuk rasa bersitegang dengan pihak kepolisian di kawasan perempatan Petamburan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
Suasana demo ricuh di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/25). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ini mengajak seluruh masyarakat menahan diri dalam menghadapi situasi saat ini. Pasalnya, apabila ini meluas, akan berakibat langsung kepada kehidupan masyarakat Indonesia.

"Jika kota bergejolak seperti ini, maka kehidupan ekonomi akan berhenti. Ini bisa berakibat panjang," kata JK.

"Kita tentu memahami perasaan para pengemudi ojol yang temannya meninggal. Tapi Apabila kota begini terus, maka pekerjaannya akan masalah, bisa menimbulkan pada pendapatannya akan berkurang dan tentu akan berakibat pada kehidupannya," tutur JK.

Polisi berjaga saat demo ricuh di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
Massa melempar batu ke arah polisi saat demo ricuh di Kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

JK menyampaikan pesan khusus kepada pejabat serta wakil rakyat alias anggota DPR untuk menahan diri dan menyaring setiap ucapan dan tindakan.

"Ini menjadi pelajaran yang besar. Para pejabat, anggota DPR untuk menahan diri. Jangan asal bicara yang bisa menghina dan menyakiti hati masyarakat," ucap JK.

JK mengingatkan pemerintah untuk menjaga kondisi tetap kondusif. JK khawatir, apabila kondisi seperti ini berkepanjangan akan berpengaruh pada kehidupan semua pihak.

Read Entire Article