Bahagia (ilustrasi). Orang-orang yang memasuki usia 60-an justru dilaporkan lebih bahagia dan memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang masih berada di usia muda.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjadi tua sering kali dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Namun penelitian terbaru justru menunjukkan sisi yang sangat cerah dari proses penuaan.
Alih-alih merasa redup, orang-orang yang memasuki usia 60-an justru dilaporkan lebih bahagia dan memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang masih berada di usia muda. Salah satu kunci utama dari fenomena ini adalah meningkatnya kebijaksanaan dalam menghadapi masalah hidup.
Seiring bertambahnya usia, kebijaksanaan tampaknya datang sepaket dengan rasa puas yang lebih mendalam terhadap hidup. Dalam sebuah studi tahun 2016, para peneliti mensurvei lebih dari 1.500 orang dari berbagai usia mengenai kesehatan fisik, kognitif, dan mental mereka. Data menunjukkan bahwa kelompok usia 18 hingga 25 tahun justru memiliki tingkat depresi tertinggi, sementara mereka yang berusia di atas 50 tahun memiliki angka terendah.
Psikiater sekaligus salah satu penulis studi tahun 2016, Dilip Jeste, memberikan penjelasan yang sangat menarik mengenai hal ini. Kepada majalah Time, menurutnya, kemampuan seseorang untuk mengabaikan pemicu stres sehari-hari meningkat pesat seiring bertambahnya usia.
"Ini kemungkinan besar karena Anda lebih mampu mengabaikan stresor sehari-hari saat Anda lebih tua, dan Anda juga lebih bijaksana, yang pada akhirnya menambah kebahagiaan," kata dia dikutip dari laman Huffington Post pada Selasa (3/2/2026).

15 hours ago
8














English (US) ·