Nafa Urbach: Maaf Atas Perkataan dari Mulut Saya

1 day ago 6

Jakarta -

Setelah Eko Patrio dan Uya Kuya, Nafa Urbach muncul membuat video permintaan maaf. Video permohonan maaf itu berdurasi kurang dari satu menit.

Aktris dan anggota Komisi IX DPR RI itu memakai kemeja berwarna hitam dengan rambut dikepang satu. Wajahnya tampak sendu.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera, selamat malam. Dengan segala kerendahan hati dan hormat yang begitu besar untuk masyarakat Indonesia, Saya, Nafa Indria Urbach, meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya, yYang menyakiti hati masyarakat Indonesia," buka Nafa Urbach dalam video yang diunggah di media sosial pada Sabtu (30/8/2025) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nafa Urbach berharap masyarakat Indonesia mau membukakan pintu maaf untuknya.

"Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan. Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucapnya dengan suara pelan.

Nafa Urbach menjadi pembicaraan usai menjawab pertanyaan-pertanyaan dari netizen saat live di media sosialnya. Nafa Urbach menjawab soal tunjangan rumah Rp 50 juta untuk anggota DPR RI.

"Iya itu tadi, itu tuh bukan kenaikan, itu kompensasi untuk rumah jabatan. Ya, kan, rumah jabatan yang sekarang ini sudah tidak ada lagi. Jadi, rumah jabatan itu kan sekarang rumah-rumahnya itu sudah dikembalikan ke pemerintah. Jadi sekarang itu mendapat kompensasi untuk kontrak. Jadi anggota Dewan itu kan, gak orang Jakarta semuanya guys. Itu kan dari seluruh pelosok Indonesia gitu. Jadi gak semuanya punya rumah di Jakarta gitu," kata Nafa Urbach dalam live-nya yang banyak diunggah ulang di dunia maya.

Selain itu, ucapan Nafa Urbach soal macet semakin memicu kritik dari netizen. Mantan istri Zack Lee itu mengeluhkan macet dengan kondisi berada di dalam mobil, lengkap dengan sopir.

"Banyak sekali anggota Dewan yang dari luar kota, maka dari itu banyak sekali anggota dewan yang kontrak di dekat senayan supaya memudahkan mereka untuk ke DPR, ke kantor. Saya saja yang tinggal di Bintaro itu macetnya luar biasa, ini sudah setengah jam di perjalanan masih macet," sambungnya.

Alhasil, netizen adu nasib dengan membandingkan kondisi rakyat Indonesia dan Nafa Urbach. Netizen menyentil Nafa Urbach yang mengeluh seperti itu. Kondisinya sangat berbeda dengan rakyat yang harus jalan lebih awal dari jam kerja dan menaiki transportasi umum.

(pus/aay)

Read Entire Article