Jakarta -
Memasuki setahun pemerintahan baru, peran industri tambang dalam mendorong kemajuan ekonomi nasional semakin terlihat. Holding BUMN Pertambangan MIND ID tidak hanya fokus pada hilirisasi sumber daya mineral, tetapi juga aktif memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Langkah ini selaras dengan visi asta cita pemerintah yang menempatkan pengelolaan sumber daya alam sebagai fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Salah satu kontribusi nyata MIND ID terlihat lewat dukungannya terhadap PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Berbagai proyek dijalankan secara terintegrasi sehingga menjadi motor penggerak bagi peningkatan investasi sekaligus industrialisasi berbasis sumber daya alam di dalam negeri.
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa MIND ID sebagai strategic active holding memiliki tugas mendorong Antam untuk mengeksplorasi potensi usaha sekaligus membangun integrasi dengan pelaku industri manufaktur nasional maupun global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diharapkan manfaat yang dihasilkan dari penguatan kinerja operasional Antam tidak terbatas pada pencapaian kinerja keuangan, tetapi lebih luas yakni mampu memberikan manfaat besar bagi penguatan kinerja ekonomi nasional," kata Maroef dikutip, Sabtu (30/8/2025).
Dalam komoditas emas, kemitraan MIND ID dengan PT Freeport Indonesia menghasilkan penyerapan 30 ton emas per tahun dari smelter Freeport di Gresik. Sebanyak 125 kg emas juga telah dikirim pada awal tahun ini untuk memenuhi kebutuhan investasi di pasar domestik. Adapun di sektor nikel, inisiatif pembangunan enam proyek hilirisasi di Halmahera Timur dan Karawang dijalankan guna mendukung ekosistem industri baterai kendaraan listrik.
Selain hilirisasi, MIND ID juga aktif mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di pesisir dengan mendukung budidaya ikan laut. Program ini memberikan bantuan, pelatihan, dan pendampingan intensif agar masyarakat dapat menjalankan usaha secara profesional.
Lebih lanjut, Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa pengembangan kegiatan budidaya ikan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional laut MIND ID.
"Program ini diharapkan mampu menciptakan sumber ekonomi baru yang lebih stabil, khususnya bagi para nelayan yang menghadapi ketidakpastian hasil tangkapan dan tantangan iklim ekstrem," ujar Pria.
Program budidaya ikan laut ini tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga mencerminkan komitmen keberlanjutan. Dengan memberdayakan nelayan, MIND ID memastikan bahwa kehadiran industri tambang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir yang selama ini rentan secara ekonomi.
Keterlibatan MIND ID dalam hilirisasi dan pemberdayaan masyarakat pesisir ini memperlihatkan strategi ganda, yakni memperkuat pilar industri sekaligus membangun basis ekonomi rakyat. Pola ini selaras dengan asta cita pemerintah, terutama dalam hal peningkatan nilai tambah SDA dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(prf/ega)